JAMBERITA.COM - Forum Partisipasi Publik Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Provinsi Jambi menggandeng BNNP mengelar sosialisasi bahaya dan dampak Napza bagi perkembangan anak dan remaja di Aula P2PA Provinsi (13/12/2018).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jambi Lutpiah menyatakan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) merupakan substansi yang dapat mempengaruhi fungsi pikiran perasaan dan tingkah laku pada individu yang memakainya.
"Tidak dapat dipungkiri bahwa napza merupakan wabah paling berbahaya, yang menjangkiti manusia di seluruh pelosok bumi karena siapapun yang mengkonsumsi narkoba akan mengalami gangguan mental dan perilaku sebagai akibat terganggunya fungsi kognitif alam pikiran, alam perasaan dan perilaku," paparnya.
Penyalahgunaan narkotika psikotropika dan zat adiktif atau obat-obat terlarang di kalangan generasi muda kian meningkat, menurut Lutpiah berdasarkan data yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) pada peringatan Hari anti Narkoba Internasional (HANI) provinsi Jambi termasuk tingkat 4 pengguna narkoba di Indonesia.
"Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut dapat membahayakan hidup bangsa ini di kemudian hari, karena Pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa semakin hari semakin rapuh karena digerogoti narkoba dan zat zat adiktif yang menghancurkan saraf sehingga generasi muda tidak dapat berpikir jernih, akibatnya generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan," jelasnya.
Saat ini bisa dikatakan bahwa Napza adalah musuh bersama yang mengintai dan beredar luas di kalangan generasi muda, dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja, pelajar dapat dilihat dari perubahan dalam sikap dan kepribadian sering membolos.
"Menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran, menjadi mudah tersinggung dan cepat marah, sering menguap ngantuk dan malas tidak memperdulikan kesehatan dirinya dan yang paling berbahaya suka mencuri untuk membeli narkoba," terangnya.
Napza tidak saja dapat merusak generasi bangsa akan tetapi juga merusak kesehatan serta kejiwaan penggunaannya yang diakibatkan dari pemakaian napza, dikarenakan pengaruh candu dan daya dorong yang ada dalam nafza tersebut. Oleh karena itu jangan pernah sekali-kali untuk mencoba narkoba karena sekali-kali anak remaja mencoba dan memakai Naoza, maka sesungguhnya mereka telah menempatkan dirinya ke jurang yang cukup membahayakan.
"Sudah seharusnya nasib dan masa depan remaja generasi muda menjadi tanggung jawab kita bersama dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua guru dan masyarakat dalam hal ini adalah keberadaan forum Puspa Provinsi Jambi harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman dan Nafza terhadap anak anak," tegasnya.
Untuk itu, kata Lutpiah diperlukannya upaya-upaya yang dapat di lakukan dalam pencegahan penyalahgunaan nafza di kalangan generasi muda antara lain, melakukan kerjasama dengan pihak yang berwenang tentang penyuluhan bahaya narkoba, atau mengadakan razia mendadak secara rutin, pihak sekolah juga harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerak anak didiknya.
"Karena biasanya penyebaran transaksi narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah dan faktor yang terpenting adalah orang tua remaja itu sendiri, yaitu dengan memberikan perhatian dan kasih sayang atau memberikan pendidikan moral dan keagamaan, karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap sehingga perbuatan tercela seperti itu pun akhirnya mereka jalani," tambahnya.
Mulai saat ini dirinya menyatakan semua sebagai pendidik pengajar dan sebagai orang tua harus sigap dan waspada akan bahaya Nafza yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak. "Mari kita jaga dan awasi anak didik kita dari bahaya narkoba, sehingga harapan kita untuk menularkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dan dapat terwujud dengan baik," pungkasnya.(afm)
DWP RSUD Jambi Sambangi Panti Jompo, Drg Sri: Kakek Nenek, Jangan Lupa Bahagia Ya
Lalui Jalur Jalan Terendam Banjir, Korban Sudah Diperingatkan Warga
Begini Kronologis Mobil Strada Camat Jangkat Timur Terseret Arus hingga Tenggelam
5 Korban Strada yang Terseret Banjir di Muarabulian, 3 Orang Meninggal Dunia Masih Pelajar


Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi


